Oppa

Aku mencintaimu.
Dan kau juga memiliki perasaan yang sama.
Kenapa takdir begitu jahat pada kita?
Kenapa kita harus dilahirkan sebagai adik dan kakak?
Oppa, aku sakit ketika harus melihatmu bergandengan di altar dengan wanita lain. Wanita yang akan menjadi kakak iparku.
Hati ini teriris, jantung ini serasa ditusuk oleh seribu panah.
Oppa, kenapa kau membohongi perasaanmu?
Oppa, kenapa kau tidak mencoba jujur pada orang tua kita? Oppa, aku mengenalmu. Aku tahu kau menangis dalam hati saat mengucapkan janji suci tersebut. Oppa, kau menyakiti hati perempuan itu. Perempuan yang akan menjadi istrimu. Oppa, aku tahu kau tidak pernah mencintainya. Oppa, aku tahu cintamu hanya padaku.Bukan cinta terhadap kakak ke seorang adik. Tapi, cinta terhadap laki laki ke seorang wanita.
Oppa, tidak adakah yang bisa kita salahkan disini?
Oppa, kita dilahirkan di rahim yang berbeda bukan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s